DPRD Minta Inspektorat Turun ke SMA TT

Jumat 03 Oct 2025 - 19:05 WIB
Reporter : Andri Briliant Avolda
Editor : Adriansyah

Audit Terhadap Pengelolaan Dana

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO - Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah meminta Inspektorat turun ke SMAN Titian Teras (TT) H. Abdoerrahman Sayoeti. Pasalnya,  mencuat soal kerusakan fasilitas yang cukup serius, bahkan hingga ke hal sederhana seperti sepatu siswa yang rusak sebelum sempat dipakai.

Hafiz Fattah mengaku miris melihat kondisi tersebut. Menurutnya, dengan status sebagai sekolah unggulan, SMA TT seharusnya menjadi contoh dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik, termasuk penyediaan fasilitas yang layak bagi para siswa.

“Ini sekolah favorit, sekolah kebanggaan Provinsi Jambi. Kalau fasilitasnya seperti itu, tentu mencoreng citra sekolah,” sebut Hafiz. 

Lebih lanjut, Hafiz Fattah meminta agar Inspektorat Provinsi Jambi segera melakukan audit terhadap pengelolaan dana serta menelusuri kemungkinan adanya penyalahgunaan oleh pihak-pihak terkait.

BACA JUGA:Gubernur Jambi Dorong SMK Titian Teras Bungo Jadi Pusat Pendidikan Vokasi dan Pariwisata

BACA JUGA:Baru Dibeli sudah Rusak Sepatu Siswa SMA TT, Disdik Sebut Sudah Diganti Baru

“Saya minta Inspektorat audit SMA TT. Harus jelas, ke mana dana itu dikelola dan siapa yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Hafiz Fattah juga menekankan, kerusakan fasilitas di sekolah tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut kenyamanan dan masa depan generasi penerus. Jika dibiarkan, bukan hanya siswa yang dirugikan, tetapi juga nama baik SMA Titian Teras sebagai sekolah unggulan di Provinsi Jambi.

Sebelumnya, SMA TT diterpa rusaknya sepatu siswa angkatan baru. Terkait itu, Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdik Provinsi Jambi Euis Novita menyatakan permasalahan itu telah selesai karena pengadaan dari pihak komite. Menurut Kepsek sudah di tindak lanjuti dengan cara mengembalikan yang rusak untuk di ganti dengan yang baru karena pengadaan seragam dan atribut ini di kelola komite. 

"Maka komite lah yang berhubungan langsung dengan penyedia," jelas Euis. 

Kendati demikian, Euis menegaskan Disdik  tetap mengawal  kejadian ini hingga selesai sehingga anak - anak  tetap terpenuhi dengan lengkap seragam dan atributnya. (*)

Kategori :