Juri Hamil

Rabu 29 May 2024 - 20:21 WIB
Editor : Jurnal

"Bisakah Anda beralasan sudah terlalu tua? Sudah 84 tahun?"

"Tidak bisa."

"Bisakah beralasan pernah sakit punggung berat sampai gak bisa jalan dua tahun lalu?"

"Tidak bisa".

"Lagi punya tamu dari luar negeri?"

"Tidak bisa."

"Bagaimana kalau bilang ada rencana pergi ke New York?"

"Urusan bisa panjang," katanya. Apalagi kalau mengada-ada.

Di Amerika, kata John Mohn, orang tidak boleh berbohong. Harus bilang apa adanya. Sudah dibiasakan sejak kecil begitu. 

Berbohong adalah perkara besar di sana. Pun itu jadi keluhan kedutaan dan konsulat Amerika saat menerima permohonan visa. Bohong akan ketahuan. Visa tidak akan diberikan. Bahkan bisa seumur hidup.

Panggilan wawancara untuk jadi juri di pengadilan hari itu adalah yang kedua bagi John. Yang pertama saat masih di Evansville, Indiana. Istrinya, Dr Chris, juga pernah jadi juri. Dua kali.

Bagi John yang pertama dulu kasus pencurian mobil. Hanya John yang berpendapat terdakwa tidak bersalah. Satu juri lagi berpendapat ia bersalah. Selebihnya ragu-ragu.

Karena skor 1-1, maka 12 orang juri berembuk. John bertanya kepada lawannya: kenapa bersalah. Si lawan mengatakan terdakwa sudah masuk mobil.

John berpendapat bisa saja ia hanya akan memindah mobil itu. Alasannya sudah dijelaskan di persidangan. Akhirnya yang 10 orang berubah pendapat: terdakwa tidak bersalah. Dibebaskan. Telanjur ditahan.

Pagi itu saya pun ikut John Mohn ke pengadilan. Ingin tahu proses menjadi juri di persidangan pidana di Amerika.

Kategori :

Terkait

Minggu 07 Jul 2024 - 18:51 WIB

Ksatria Airlangga

Sabtu 06 Jul 2024 - 18:37 WIB

Unair Orla

Jumat 05 Jul 2024 - 20:47 WIB

Disangka Gas

Kamis 04 Jul 2024 - 21:31 WIB

Ditoto Dito

Rabu 03 Jul 2024 - 19:45 WIB

Daging Babi

Terkini

Minggu 07 Jul 2024 - 19:28 WIB

Gubernur Ajak Jaga Adat Melayu Jambi

Minggu 07 Jul 2024 - 18:54 WIB

Eva Celia Tampil Apik Bersama Sang Ayah

Minggu 07 Jul 2024 - 18:51 WIB

Ksatria Airlangga