Baca Koran Jambi Ekspres Online

Minta Truk Odol Jangan Lewat

PENANGANAN SEMENTARA: Penanganan Sementara Jalan di Oprit Jembatan Aur Duri 1. Belum Bisa Dilakukan Penanganan Permanen Karena Keterbatasan Anggaran. BPJN Minta Truk ODOL Dilarang Lewat.--

Jembatan Aur Duri 1, BPJN Lakukan Penanganan Sementara

JAMBI - Kondisi jalan berlubang di sekitar oprsit jembatan Aur Duri 1 Kota Jambi sudah mulai ditangani sementara oleh pihak terkait. Kondisi itu sebelumnya membuat macet dan polisi berjaga untuk memastikan lalu lintas aman dan tak ada korban kecelakaan.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Jambi Ibnu Kurniawan mengatakan penanganan sementara dilakukan lantaran anggaran pusat pada pemeliharaan jalan terbatas untuk tahun ini. Yang ada hanya penanganan rutin (patching) dan jalan di ruas ini tak bisa efektif seperti aslinya.

"Sementara dilakukan patching (penambalan) jalan. Semoga dana holding yang ada cukup untuk penanganan lubang dan jalan bergelombang sampai akhir tahun," sebutnya.

Kata Ibnu, pekerjaan patching jalan mulai dilakukan pada Kamis malam mulai pukul 23.00 WIB hingga 02.00 dini hari.

Karena saat ini ditangani darurat, Ibnu tak memungkiri Kemungkinan di jalan nasional masih tersisa lubang yang tidak sempat tertangani.

"Tapi kita upayakan semaksimal mungkin dgn sisa waktu yang ada," ucapnya.

Disamping anggaran pusat yang belum teralokasi, Ibnu mengakui tantangan pekerjaan jalan (Bina Marga) saat ini adalah AMP (Aspal) milik penyedia jasa belum banyak beroperasi karena hampir paket-paket penanganan jalan di jambi belum jalan semua.

"Juga hujan masih terus berlangsung, jalan yang berumur tua dan kendaraan odol yg masih ada, dan terakhir dana yang ada baru turun hari senin kemarin," katanya.

Ibnu mengimbau agar masyarakat ikut menjaga jalan. Menurutnya, kendaraan Over Dimensi dan Over Load (Odol) sebaiknya di larang oleh masyarakat melintas. Karena membangun dan memperbaiki butuh dana yg banyak.

"Akan sangat sayang jika akhirnya karena kepentingan bisnis angkutan supaya murah maka jalan di korbankan, truk Odol ini yang harus dilarang," harapnya.

Pada Kamis (27/2) terlihat kemacetan terjadi pada jembatan yang menjadi urat nadi ekonomi penyambung Kota Jambi dan Muaro Jamni itu. Di pinggir oprit jembatan Aur Duri 1 tampak polisi berada di pinggir jalan memastikan tak ada pengendara yang kecelakaan karena terjebak lubang besar. Selain itu jalan bergelombang juga jadi kendala.

Tak hanya itu, Simpang di segitiga di jembatan arah Kota Jambi juga menambah runyammnya situasi pada jam sibuk seperti pagi hari dan sore hari jam pulang kerja. 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata menyatakan salah satu Solusi menguraikan penumpukan kemacetan dengan dibanggunnya jembatan batang hari 3. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan