Kota Bunga yang Punya Magnet Sendiri
BEAUTIFUL MALINO: Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang (tengah) saat pembukaan Beautiful Malino, Rabu (9/7/2025). --
Inilah kunci keberlanjutan dari sebuah festival, ketika ia dimiliki bersama, dirasakan manfaatnya secara merata, dan terus dinanti setiap tahunnya.
Kepala Dinas Pariwisata Gowa Ratnawati mengaku Beautiful Malino menjadi magnet tersendiri yang mampu mendongkrak pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan ke Gowa.
Hingga Mei 2025, tercatat sebanyak 418.561 wisatawan telah datang ke Gowa, terdiri dari 418.174 wisatawan Nusantara dan 387 wisatawan mancanegara.
Pemkab Gowa sendiri menargetkan jumlah kunjungan wisatawan tahun ini sebanyak 938.300 orang. Melihat tren, hingga pertengahan tahun, pemerintah daerah optimistis target itu tercapai dan itu bukanlah mimpi.
Bagi pemerintah daerah, faktor pendukung lainnya, seperti infrastruktur, kebersihan, kenyamanan, dan keberlanjutan lingkungan juga menjadi prioritas.
Karena itu, pemerintah daerah perlu terus mengembangkan fasilitas pendukung, seperti jalan, penginapan, toilet umum, hingga pelatihan sumber daya manusia (SDM) pariwisata. Tanpa itu semua, ajang sebesar apa pun akan kehilangan gaungnya.
Bagi Pemkab Gowa, Beautiful Malino adalah wajah lain dari Gowa yang tidak hanya kaya akan sejarah dan kekuasaan di masa silam, tetapi juga punya masa depan yang cerah lewat budaya dan pariwisata.
Malino, dengan segala keindahan dan keramahan alamnya adalah panggung sempurna untuk merayakan semuanya.
Karena pada akhirnya budaya yang hidup tidak hanya tampil di panggung, melainkan harus terasa di dapur, warung, tawa para pelancong dan di harapan mereka yang bangga menjadi bagian dari tanah subur dan memiliki nilai kekayaan sejarah itu. (ant)