OSO Desak Pemerintah Tetapkan Banjir Sumatra sebagai Bencana Nasional
Ketua Umum DPP Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) tengah diwanwancara awak media ketika menghadiri acara partai di belum lama ini.--
JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO- Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang (OSO) meminta pemerintah segera menetapkan banjir di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara sebagai bencana nasional. Langkah ini diperlukan agar penanganan bencana bisa lebih cepat dan terstruktur.
"Hanura menegaskan, Pemerintah segera tetapkan status bencana nasional," kata OSO di Rakernas dan Bimtek Hanura di Jakarta, Selasa (2/11).
OSO mengatakan, beberapa kepala daerah di lokasi bencana mengaku sudah tidak sanggup lagi melakukan penanggulangan. Oleh karena itu, sudah waktunya pemerintah pusat mengambil alih komando. "Dalam keadaan kebingungan, memang susah mengambil keputusan. Tetapi mari jangan menyerah," imbuhnya.
Selain itu, mantan Ketua DPD RI ini berharap bantuan untuk korban bencana bisa segera tersalurkan. Sehingga, kebutuhan pokok para pengungsi terpenuhi.
"Jeritan tiga wilayah ini luar biasa. Jalan dan akses terputus. Bantuan belum sampai. Sudah banyak yang kelaparan, butuh pakaian, tenda, dan logistik lainnya," jelasnya.
OSO mengingatkan para pengungsi harus bisa diselamatkan. Pemerintah harus mencegah jatuhnya korban jiwa di kalangan warga yang sudah berada di pengungsian.
Partai Hanura bersama seluruh kader, Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang), dan sejumlah pihak menggalang donasi untuk korban. Data terakhir, dana yang terkumpul sudah mencapai Rp 1,8 miliar.
"Ini bukan soal angka, Hanura ingin ikut meringankan korban. Hanura sudah menunjuk koordinator untuk melaksanakan tugas tanggap bencana dan pergi ke Sumatra. Hari ini, perwakilan DPP Partai Hanura, berangkat ke lokasi bencana," kata dia.
OSO juga mengistruksikan kader Hanura di seluruh daerah hingga tingkat ranting (kelurahan/desa), mendoakan para korban bencana, dan menggalang bantuan.
"Kami atas nama seluruh kader Partai Hanura, berbelasungkawa atas bencana yang sampai detik ini telah menelan 600-an korban jiwa dari tiga provinsi. Semoga almarhum di tempatkan di sisi Tuhan. Semoga semua dapat kesabaran lahir batin," tutup OSO. (gwb)