Dewan Kritik Soal Penanganan Sampah di Kerinci
Penumpukan sampah sering terjadi di Kecamatan Kayu Aro hingga Gunung Raya, Kabupaten Kerinci.--
KERINCI, JAMBIEKSPRES.CO–Wakil Pimpinan DPRD Kerinci, Boy Edwar, menanggapi persoalan sampah yang viral di Kabupaten Kerinci dalam beberapa bulan terakhir.
Menurutnya, masalah sampah selalu menjadi perhatian masyarakat karena telah menimbulkan keresahan. Bahkan, di setiap rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi III, DPRD selalu membahas isu ini sebagai mitra Dinas Lingkungan Hidup (LH).
"Pandangan fraksi di setiap paripurna dan rapat badan anggaran selalu membahas masalah sampah ini, namun faktanya tidak ada tindak lanjut yang memadai, sehingga hal ini menjadi preseden buruk bagi daerah wisata," jelas Boy Edwar.
BACA JUGA:Ada 22 Kasus Sanksi Denda Bagi Pembuang Sampah Sembarangan di Kota Jambi
BACA JUGA:P3RI Akan Dibentuk di Tanjabtim untuk Atasi Persoalan Sampah
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kerinci ini mengungkapkan bahwa langkah konkret yang dapat diambil adalah dengan mendorong pihak eksekutif untuk lebih fokus terhadap masalah sampah.
"Kami harap Pj Bupati mengingatkan OPD teknis dan merespons keluhan masyarakat, terutama di jalur jalan strategis nasional dan provinsi, yang seringkali dipenuhi sampah, seperti di desa antara Tanjung Pauh dan Semerap, Kersik Tuo Kayu Aro, Sungai Abu - Koto Tebat, Pendung Semurup-Kemantan, dan lainnya," ujarnya.
Boy Edwar juga berharap bupati terpilih akan menjadikan masalah sampah sebagai program prioritas dengan merumuskan penanganan yang lebih baik.
Ia menekankan pentingnya penempatan pejabat yang memiliki kecintaan terhadap pekerjaan dan mampu turun langsung ke lapangan untuk menangani masalah ini.
BACA JUGA:Kreatifitas Olahan sampah Plastik Menjadi Berkah
BACA JUGA:Dewan Soroti Armada Pengangkut Sampah Banyak Rusak
"Pihak LH saat ini tidak terlalu fokus mengurus masalah sampah. Kami berharap masalah ini segera ditangani dengan serius," tandasnya. (*)