Kebakaran Hebat di Kemayoran, 500 Rumah Lebih Hangus
TINGGAL PUING: Ratusan rumah warga di Jalan Kemayoran Gempol RT 07/RW 08, Kemayoran, Jakarta Pusat, terbakar Selasa dini hari kemarin (21/1/2025). Imbasnya, sebanyak 1.700 orang lebih dari 607 kartu keluarga (KK) menjadi korban dan harus mengungsi. FOTO: --
JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO-Ratusan rumah terbakar di permukiman padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol RT 07/RW 08, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa dini hari (21/1/2025).
Informasi yang diterima dari Command Center Pemadam Kebakaran DKI Jakarta menyebutkan peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 01.15 WIB.
Informasi menyebutkan, 500 rumah lebih dari 11 RT yang berada di lokasi tersebut, hangus.
"Ada 11 RT yang terdampak kebakaran," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Selasa.
Menurut Yohan terdapat 500 unit rumah yang terbakar dalam peristiwa tersebut, dan data tersebut masih bersifat sementara karena proses penanganan masih berlangsung.
BACA JUGA:Sumur Minyak Ilegal di Batanghari Kembali Terbakar Setelah Ditertibkan
BACA JUGA:Sumur Minyak Ilegal di Batanghari Terbakar, Tiga Korban Dilarikan ke RS
"Data sementara ada 543 bangunan yang terdampak kebakaran," katanya.
Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat Asril Rizal mengatakan hingga pukul 06.00 WIB petugas masih berjibaku untuk menangani kebakaran rumah yang berada Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat.
Menurut dia, kebakaran yang terjadi di Jalan Kemayoran Gempol No.30 7, RT.7/RW.8, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, terjadi pada sekitar jam 01.15 WIB.
Ia menyatakan bahwa objek yang terbakar merupakan rumah tinggal yang berada pada pemukiman padat.
Menurut dia, petugas pemadam berhasil melokalisir kobaran api pada pukul 05.29 WIB setelah lima jam lebih api membakar permukiman padat penduduk tersebut.
Ia menambahkan untuk menangani kebakaran tersebut Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 34 unit mobil pemadam kebakaran berikut 170 personel.
Dampak dari kebakaran itu, sebanyak 1.700 orang lebih dari 607 kartu keluarga (KK) menjadi korban. Kini mereka mengungsi ke tempat yang lebih aman.