Prabowo-Mega Bertemu, Muzani: Tidak Ganggu Hubungan dengan Jokowi
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menjawab pertanyaan wartawan usai Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Perempuan Indonesia Raya (Pira) di Jakarta.--
JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO- Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani memastikan bahwa rencana pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tidak akan mengganggu hubungan Prabowo dengan Presiden Joko Widodo.
“Enggak ada masalah,” tegas Muzani saat ditemui usai Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Perempuan Indonesia Raya (Pira) di Jakarta.
Muzani juga menambahkan, pertemuan yang direncanakan tersebut tidak bertujuan untuk kepentingan politik pihak tertentu, tetapi lebih untuk kepentingan masyarakat Indonesia.
“Keuntungannya buat rakyat dan bangsa, bukan buat Gerindra,” ujar Muzani.
BACA JUGA:Belum Ada Rencana Pertemuan Prabowo-Megawati
BACA JUGA:Pertemuan Prabowo-Megawati Peluang Merukunkan Elite Politik
Meskipun pertemuan antara Prabowo dan Megawati belum terlaksana, komunikasi antara Partai Gerindra dan PDI Perjuangan tetap terjalin dengan baik, baik di ranah legislatif maupun dalam komunikasi langsung antar-pihak.
Muzani menilai tidak perlu mempermasalahkan siapa yang menginisiasi pertemuan tersebut, dengan mencontohkan bahwa yang penting adalah manfaat dari pertemuan tersebut, bukan siapa yang membuatnya.
“Yang penting rasanya enak, jangan bertanya siapa yang bikin kopi,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengungkapkan harapannya agar pertemuan tersebut bisa terwujud sebelum Kongres PDI Perjuangan pada April 2025.
Said menyatakan bahwa hubungan antara Megawati dan Prabowo tetap terjalin dengan baik, seperti yang disampaikan oleh Megawati dalam pidato HUT ke-52 PDI Perjuangan pada 10 Januari 2025. (*)