Banjir, Petani di Muaro Jambi Terancam Gagal Panen
Imbas terendam banjirm ratusan hektare lahan sawah milik petani di Wilayah Kabupaten Muaro Jambi terancam gagal panen atau fuso.--
MUAROJAMBI, JAMBIEKSPRES.CO- Ratusan hektare lahan sawah milik petani di Kabupaten Muaro Jambi terancam gagal panen akibat terendam banjir. Kondisi ini berisiko menyebabkan fuso atau kegagalan total panen bagi para petani.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Muaro Jambi, Paruhuman Lubis, mengungkapkan bahwa banjir masih menggenangi sawah, sementara tanaman padi sudah lama terendam.
Saat ini, usia padi yang terdampak berkisar antara satu minggu hingga satu bulan.
"Ada yang baru tanam, ada juga yang sudah satu bulan," ujar Paruhuman Lubis.
BACA JUGA:Al Haris Tinjau Korban Banjir di Muaro Jambi
BACA JUGA:Wawako Diza Turun Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Korban Banjir
Ia menjelaskan, luas lahan sawah yang terancam gagal panen mencapai sekitar 500 hektare.
Lahan tersebut tersebar di beberapa kecamatan, antara lain Kumpeh, Kumpeh Ulu, Taman Rajo, Jaluko, dan Sekernan.
Paruhuman Lubis berharap agar banjir segera surut sehingga tanaman padi masih bisa diselamatkan.
"Kalau air cepat surut, insya Allah masih bisa selamat," pungkasnya. (*)