Monadi Panen Ikan Semah Perdana di Lubuk Larangan
Bupati Kerinci Monadi dan Ketua DPRD Kerinci Irwandri saat membuka panen perdana Ikan Semah di Sungai.--
KERINCI, JAMBIEKSPRES.CO – Bupati Kerinci, Monadi, turut merayakan panen perdana ikan Semah di Lubuk Larangan Sungai Sandar yang terletak di Desa Tengah, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci.
Dalam acara tersebut, beliau mengajak masyarakat Desa Pungut Tengah untuk bersama-sama melestarikan ikan Semah yang dikatakan merupakan jenis ikan langka.
“Mari kita tetap melestarikan ikan Semah sebagai sumber pangan bagi masyarakat umum. Lokasi seperti Sungai Sandar sangat perlu dijaga kelestariannya,” ujar Monadi.
Selain itu, Pemda Kerinci berkomitmen untuk membantu masyarakat dengan memperbaiki jalan dari Desa Pungut ke Sungai Kuning, guna mendukung sentra ekonomi agar dapat berjalan lebih lancar.
Monadi juga menegaskan bahwa bibit ikan Semah akan terus ditambah agar stok di Sungai Sandar semakin optimal.
Lubuk Larangan Sungai Sandar merupakan salah satu program unggulan pelestarian ikan lokal yang telah mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah.
Sejak tahun 2020, lokasi ini telah menerima bantuan puluhan ribu bibit ikan Semah secara bertahap, melalui kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Pemerintah Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Bupati Kerinci mengapresiasi kekompakan masyarakat dalam menjaga kawasan tersebut dan mendukung penuh program konservasi perairan.
“Ini bukti bahwa jika kita kelola dengan baik dan kompak, hasilnya bisa dirasakan bersama. Kami berharap hal ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain,” ungkap Monadi, yang juga pernah menjabat sebagai Camat Depati Tujuh.
Ketua DPRD Kerinci, Irwandri, menambahkan bahwa program Lubuk Larangan tidak hanya berdampak positif pada kelestarian lingkungan, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
“Panen perdana ini merupakan hasil kerja sama yang solid. Kami dorong agar program seperti ini terus dikembangkan,” tambahnya.
Antusiasme warga Desa Pungut Tengah pun terlihat jelas, mengingat peran serta mereka dalam menjaga dan melestarikan kawasan tersebut.
Keberhasilan panen perdana ikan Semah diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kerinci untuk mengembangkan potensi kearifan lokal dalam menjaga ekosistem perairan. (*)