KPU Jambi Kembalikan Dana Hibah Pilkada Rp34 Miliar ke Pemprov
Komisioner KPU Provinsi Jambi menyampaikan keterangan pers terkait pelaksanaan pemungutan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jambi pada Pilkada serentak 2024. --
JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi sudah mengembalikan sisa dana pembiayaan penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jambi 2024.
Anggaran tersebut bersumber dari hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi.
Komisioner KPU Provinsi Jambi Suparmin mengatakan bahwa dalam pelaksanaan Pilkada pihaknya menerima hibah sebesar Rp. 121.140.530.000 dari pemerintah Provinsi Jambi.
Dari jumlah itu, realiasi anggaran sebesar Rp. 87.085.298.803 yang terbagi dalam dua tahap yakni pada tahun 2024 dan 2025.
“Jadi hibah yang kita terima itu sebesar Rp. 121 miliar dan realisasinya sebsar Rp. 87 miliar yang terbagi pada tahun 2024 dan 2025,” ujarnya, Minggu (20/4) kemarin.
Untuk realisasi tahun 2024, kata Suparmin, yakni sebesar Rp. 82.718.960.386 dan pada 2025 sebesar Rp. 4.366.338.417.
Adapun pada tahun 2024 untuk belanja beberapa diantaranya yakni logistik, honorium badan adhoc dan sejumlah item lainnya.
“Total realisasinya sebesar Rp. 87 miliar dengan persentase 71,89 persen. Terbesar itu ada di tahun 2024,” sebutnya.
Dari jumlah dana hibah tersebut, kata Suparmin, pihaknya mengembalikan sebesar Rp. 34.055.231.197 kepada pemerintah Provinsi Jambi.
Pengembalian dilakukan pada tanggal 9 April 2025 kemarin. “Tapi secara resmi kita bertemu gubernur Jambi beberapa hari yang lalu,” sebutnya.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi juga mengembalikan sisa dana pembiayaan penyelenggaraan pemilihan walikota dan wakil walikota Jambi 2024.
Dari Rp 24.443.982.000 total dana hibah yang diterima, KPU Kota Jambi mengembalikan sebanyak Rp. 3.503.228.176.
Deni menyebutkan, dari Rp 24.443.982.000 dana hibah yang diterima, pihaknya menggunakan sebanyak Rp 20.940.753.824 untuk belanja untuk mendukung pelaksanaan tahapan Pilkada.
“Anggaran yang kita kembalikan Rp. 3.503.228.176. sedangkan realisasi anggaran yang digunakan sebanyak 85,67 persen atau Rp 20.940.753.824,” jelasnya.