Waka DPRD Yasir Dukung Pembentukan BPBD Kota Jambi
DISKUSI: Waka DPRD Kota Jambi M Yasir bersama Walikota Jambi Maulana.--
Pengelolaan Bencana Harus Lebih Fokus dan Profesional
JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO – Wakil Ketua DPRD Kota Jambi, M Yasir, menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Kota Jambi yang berencana membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sendiri. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan efektivitas penanganan bencana di kota Jambi yang kerap dilanda banjir, kebakaran, hingga potensi bencana lainnya.
Menurut Yasir, selama ini manajemen kebencanaan di kota Jambi masih bergabung dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan). Padahal, penanganan bencana membutuhkan kerja khusus, struktur yang lebih lengkap, serta alokasi anggaran yang terfokus.
"Sudah saatnya kota Jambi punya BPBD sendiri. Ini penting agar upaya pencegahan, mitigasi, hingga penanggulangan bencana bisa lebih terkoordinir dan profesional," ujar Yasir, Senin (21/4/2025).
Yasir pun mengimbau seluruh elemen legislatif dan eksekutif untuk bersinergi agar pembentukan BPBD ini tidak hanya sebatas wacana, tetapi bisa benar-benar terwujud di tahun ini.
BACA JUGA:Pemkot Jambi Salurkan Bantuan Rp91 Juta untuk Korban Bencana
BACA JUGA:Perkuat Upaya Penanggulangan dan Mitigasi Bencana, Pemkot Jambi Akan Bentuk BPBD
"Kita di DPRD siap mendukung secara anggaran maupun regulasi, demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat Jambi," tegasnya.
Sebelumnya, Walikota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, juga menyampaikan keinginannya untuk membentuk badan tersebut. Ia mengaku sudah mengirimkan surat resmi kepada Gubernur Jambi sebagai salah satu langkah awal dalam proses pembentukan.
“Kita sudah siapkan dasar hukum dan persyaratannya. Surat ke Gubernur sudah dikirim. Sekarang tinggal menunggu proses selanjutnya,” ujar Maulana beberapa waktu lalu.
Walikota menilai, kota Jambi yang kini terus berkembang sebagai kawasan urban perlu memiliki kelembagaan penanganan bencana yang berdiri sendiri. Terlebih lagi, setiap tahun bencana banjir dan kebakaran selalu menjadi ancaman nyata bagi masyarakat.
"BPBD ini nantinya tidak hanya bertugas saat bencana terjadi, tapi juga penting untuk edukasi masyarakat dan kesiapsiagaan sejak dini," tambahnya.
Jika terbentuk, BPBD Kota Jambi akan menjadi lembaga baru yang memiliki kewenangan penuh dalam mengkoordinasikan seluruh upaya penanggulangan bencana secara lebih sistematis, mulai dari tahap mitigasi, respons hingga pemulihan pascabencana. (*)