Ijasah Digital Segera Hadir, Kemdiktisaintek Gandeng Peruri Atasi Pemalsuan Dokumen
Mendiktisaintek Brian Yuliarto bersama Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya.--
JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO-Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia telah menjalin kerja sama strategis dengan Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) untuk mempercepat digitalisasi ijazah dan dokumen akademik lainnya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan transformasi digital di sektor pendidikan tinggi.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Peruri bertujuan untuk mengatasi tantangan dalam validasi ijazah yang selama ini rentan terhadap pemalsuan.
Dengan digitalisasi, diharapkan proses verifikasi ijazah menjadi lebih efisien dan transparan, serta meminimalisir potensi penyalahgunaan dokumen akademik.
Dalam pernyataannya, Menteri Brian menekankan pentingnya penerapan sistem digital yang terintegrasi antara ijazah, transkrip nilai, dan proses legalisasi.
Hal ini akan memudahkan pemberi kerja atau pihak terkait lainnya dalam melakukan verifikasi dokumen secara online, tanpa harus melalui prosedur manual yang memakan waktu dan biaya.
Sementara itu, Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya, menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung penuh implementasi digitalisasi ijazah ini.
Peruri, sebagai lembaga yang memiliki keahlian dalam bidang percetakan dan keamanan dokumen, berkomitmen untuk menyediakan solusi teknologi yang aman dan ramah publik dalam proses digitalisasi ijazah dan dokumen pendidikan lainnya.
Kerja sama ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor pendidikan.
Dengan adanya sistem digital yang terintegrasi, diharapkan proses administrasi di perguruan tinggi menjadi lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
Penerapan digitalisasi ijazah ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, seperti mempermudah lulusan dalam melamar pekerjaan, meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja global, serta mendukung pengembangan sistem pendidikan tinggi yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Sebagai langkah awal, Kemdiktisaintek bersama Peruri akan melakukan uji coba sistem digitalisasi ijazah di beberapa perguruan tinggi di Indonesia.
Hasil dari uji coba ini akan dievaluasi untuk kemudian diterapkan secara lebih luas di seluruh perguruan tinggi di tanah air.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan Indonesia dapat menjadi pelopor dalam penerapan digitalisasi ijazah di Asia Tenggara, serta menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam mengimplementasikan transformasi digital di sektor pendidikan tinggi.
Kemdiktisaintek dan Peruri optimistis bahwa melalui kolaborasi ini, sistem pendidikan tinggi di Indonesia akan semakin maju, transparan, dan mampu menghasilkan lulusan yang siap bersaing di era digital global. (*)