Lamine Yamal Nangis
Marcus Thuram terlihat memeluk dan menghibur Lamine Yamal.--
SAN SIRO, JAMBIEKSPRES.CO - Lamine Yamal menangis usai Barcelona kalah dramatis dari Inter Milan, pada leg kedua semifinal Liga Champions 2024/2025 di San Siro, Rabu dini hari, 7 Mei.
Salah satu pemain Inter Milan, Marcus Thuram terlihat memeluk dan menghibur Lamine Yamal usai laga semifinal Liga Champions berakhir telah menimbulkan kehebohan di media sosial.
Tepat setelah peluit akhir pertandingan kedua di San Siro, penyerang Inter Milan itu secara proaktif mendekati bakat muda Lamine Yamal, berbagi kesedihannya setelah kekalahan pahit.
Barcelona tersingkir setelah kalah 3-4 dari Inter Milan, finis dengan agregat 6-7 setelah dua pertandingan dramatis.
BACA JUGA:Lamine Yamal Peringatkan Barcelona
Meskipun berhasil membalikkan keadaan dengan tiga gol pada babak kedua, Barcelona tidak dapat mempertahankan keunggulan mereka saat Acerbi menyamakan kedudukan pada tambahan waktu, sebelum Frattesi memastikan kemenangan pada perpanjangan waktu.
Lamine Yamal, meski baru berusia 17 tahun, merupakan salah satu pemain Barcelona yang paling menonjol di kedua pertandingan.
Ia terus menerus mengaduk-aduk pertahanan Inter Milan dan menciptakan banyak peluang berbahaya.
Namun, menghadapi pertahanan Inter Milan yang kuat dan solid, usaha individu Lamine Yamal belum mampu Barcelona meraih tiket untuk melaju ke babak selanjutnya.
Usai pertandingan, Lamine Yamal tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
Sebuah klip video yang menjadi viral, bintang muda Spanyol itu dengan marah menjelaskan kepada wasit.
"Cubarsi menyentuh bola! Itu tidak bisa menjadi penalti!," kata Lamine Yamal yang menunjukkan hambatan psikologis setelah situasi kontroversial.
Marcus Thuram, yang turut menyumbang gol penentu kemenangan Inter Nilan, memberikan gestur yang sangat manis saat ia hendak menghibur lawannya.