Baca Koran Jambi Ekspres Online

Titiek James

Oleh : Dahlan Iskan--

Oleh: Dahlan Iskan

JAMBIEKSPRES.CO - Ini seperti tidak ke New York. Hanya muter di sekitar Queen dan Long Island. Tidak ke Manhattan. Tidak ke Time Square. Tidak ke Central Park. Kali ini tidak pula mampir teater Broadway.

Sesekali ke New York tiga hari tanpa ke New York.

Tentu saya mampir ke rumah James F. Sundah. Tidur di rumahnya. Gratis. Lengkap dengan makan dan transportnya. Ia sudah bisa mengemudikan mobil sampai lima jam.

Anda sudah tahu Lia lewat instagramnyi: Happy Wife, Happy Life. Dia posting kebersamaannyi dengan James tiap hari. Berarti Anda sudah mengikuti perkembangan James: sejak rambut panjang, lalu gundul akibat kemo, dan kini sudah panjang lagi --dibiarkan seperti aslinya: memutih.

BACA JUGA:Mbak Titiek

BACA JUGA:Titiek Puspa Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

Banyaknya peralatan studio itu sendiri sudah bisa bercerita: James sudah mulai aktif. Juga sudah punya harapan yang kian besar tentang kesembuhan sakitnya.

"James, Anda harus segera sembuh. Pulang ke Jakarta. Bantu damaikan mereka," ujar saya.

Rasanya tidak akan sesulit mendamaikan Megawati dengan SBY, Megawati dengan Jokowi, atau Jokowi dengan Roy Suryo.

Ahmad Dhani dan Once adalah sahabat lama. Sama-sama artis hebat. Dulunya juga sama-sama pendukung Jokowi.

Lalu mereka di persimpangan jalan. Sejak dikriminalisasi dulu, Ahmad Dhani menjadi anti Jokowi. Once masih Jokower. Tidak masalah. Tapi ketika grup band Dewa harus reuni besar, keduanya bikin acara. Presiden hadir. Itulah awalnya.

Kini mestinya tidak ada lagi masalah. Ahmad Dhani sudah menjadi anggota DPR. Once juga sudah menjadi anggota DPR. Memang beda partai: Gerindra dan PDI-Perjuangan. Tapi sudah sama-sama tidak di belakang Jokowi.

Maka pertengkaran saat ini tidak sulit diselesaikan. Mestinya. Bahkan harus berada di satu misi: berjuang bersama untuk hak cipta lagu di Indonesia. Baik bagi penciptanya maupun penyanyinya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan