Baca Koran Jambi Ekspres Online

Kepengurusan Baru PKS Berkomitmen Bantu Pemerintah

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzammil Yusuf (ketiga dari kiri) dalam acara Live Podcast Report Penyembelihan Kurban PKS 1446 H di Jakarta--

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO– Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Al Muzammil Yusuf, menyatakan kepengurusan baru PKS di bawah pimpinannya berikhtiar membantu pemerintah, terutama karena partai tersebut menjadi bagian dari koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk periode 2024–2029.
“Membantu semampu kami, melalui seluruh kader dan pejabat publik kami,” ujar Muzammil dalam acara Live Podcast Report Penyembelihan Kurban PKS 1446 H di Jakarta, Sabtu (7/6).
Ia menjelaskan bahwa komitmen kepengurusannya adalah menghidupkan kembali semangat PKS dengan moto “Bersih, Peduli, Profesional”. Langkah membantu pemerintah merupakan wujud kepedulian PKS guna mewujudkan amanat sila kelima Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Bantuan PKS kepada pemerintah dilakukan dalam berbagai bentuk, termasuk secara konstitusional melalui peran di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pejabat publik dalam pembuatan undang-undang.
“Selain itu, ada juga kepedulian dalam penganggaran, di mana fraksi PKS di DPR memperjuangkan anggaran yang berpihak kepada masyarakat, khususnya kalangan bawah,” kata Muzammil.
Ia menambahkan, “Kalau orang yang paling susah saja kita angkat, yang di atas apalagi.”
Pada momentum Idul Adha, kepedulian PKS juga diwujudkan secara sosial, seperti menyembelih hewan kurban dan membagikannya kepada masyarakat.
“Nah, ini adalah kerja kami, mulai dari kerja lapangan seperti hari ini, kerja konsep perundang-undangan, hingga kerja penganggaran,” ujar Muzammil.
Sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Syura PKS periode 2020–2025, Hidayat Nur Wahid (HNW), mengatakan Al Muzammil Yusuf terpilih secara aklamasi sebagai Presiden PKS melalui Musyawarah I Majelis Syura pada 3–4 Juni 2025.
“Ketua Majelis Syura mengusulkan dan Majelis Syura membahas serta menyetujui tanpa penolakan. Jadi, terpilih secara aklamasi,” ujar HNW usai mengisi diskusi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/6).
Menurut HNW, Muzammil memiliki kapasitas yang mumpuni untuk memimpin PKS, terlebih ia merupakan salah satu tokoh pendiri PKS setelah Partai Keadilan melebur ke dalamnya. (*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan