MPR dan MA Harus Terus Bersinergi Jaga Demokrasi
Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas mendampingi Ketua MPR RI Ahmad Muzani bertemu dengan Ketua MA Sunarto di Gedung MA--
JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO– Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menegaskan bahwa MPR sebagai suara rakyat dan Mahkamah Agung (MA) sebagai nurani hukum harus terus bersinergi untuk menjaga keutuhan demokrasi dan keadilan di Indonesia.
Menurut Ibas, silaturahmi antara lembaga tinggi negara merupakan fondasi moral dan konstitusional bangsa yang sangat penting.
“Di bawah langit merah putih, kita bertemu bukan sekadar bersapa, tapi menyulam makna, antara kehormatan konstitusi dan keadilan yang mulia,” ujar Ibas usai mengunjungi MA bersama jajaran Pimpinan MPR RI di Gedung MA, Jakarta, Jumat (11/7).
Ia menekankan bahwa silaturahmi tersebut mencerminkan semangat kenegaraan yang mengikat seluruh elemen pemerintahan dalam satu tekad menjaga keutuhan bangsa.
“Yang Terhormat Ketua Mahkamah Agung, pertemuan ini adalah tanda bahwa negara tidak hanya dibangun oleh hukum, tapi juga oleh silaturahim yang mendalam,” kata Ibas.
Lebih lanjut, Ibas menyebutkan bahwa MPR dan MA berperan strategis dalam membangun landasan demokrasi yang sehat dan berkeadilan.
Keduanya menjadi entitas yang saling menopang antara suara rakyat dan nurani hukum.
“MPR adalah suara rakyat yang mengakar, MA adalah nurani hukum yang menjulang. Bersama, kita adalah jembatan harapan agar Indonesia tidak hanya kuat dalam aturan, tapi juga agung dalam kebijaksanaan,” ujarnya.
Ibas juga mengajak seluruh pihak untuk terus merawat kerja sama dan kebersamaan antar-lembaga tinggi negara, agar tugas kenegaraan dijalankan dengan tanggung jawab sekaligus keteladanan.
“Mari kita rawat pertemuan ini sebagai ruang saling menguatkan, agar tugas kita bukan hanya dilaksanakan, tapi juga diteladankan,” tutupnya.
Kunjungan tersebut merupakan kunjungan kehormatan Pimpinan MPR RI yang dipimpin Ketua MPR RI Ahmad Muzani.
Mereka disambut langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto bersama jajaran pimpinan kamar, antara lain Ketua Kamar Perdata I Gusti Agung Sumantha, Ketua Kamar Tata Usaha Negara Yulius, dan Ketua Kamar Pengawasan Dwiarso Budi Santiarto. (*)