Baca Koran Jambi Ekspres Online

2.000 Siswa Baru di Sungai Penuh Terima Seragam Sekolah Gratis

Walikota Sungai Penuh, Alfin, saat melakukan sidak di Disdik Sungai Penuh.--

SUNGAI PENUH, JAMBIEKSPRES.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan.

Pada Tahun Ajaran 2025/2026, sebanyak lebih dari 2.000 siswa baru jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan menerima bantuan seragam sekolah secara gratis.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya Pemkot dalam pemerataan akses pendidikan serta meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama bagi siswa baru di sekolah negeri.

“Pemberian seragam sekolah gratis ini khusus untuk murid baru di sekolah negeri. Tahun ini, setiap siswa akan mendapatkan satu setel seragam nasional lengkap dengan topi, dasi, dan ikat pinggang. Walaupun anggaran terbatas, kami tetap berusaha hadir bagi masyarakat,” ujar Wali Kota Alfin, Senin (15/7).

Ia juga menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih percaya dan memilih sekolah negeri sebagai tempat pendidikan anak-anak mereka.

“Kami terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah negeri agar menjadi pilihan utama masyarakat. Ini adalah langkah awal menciptakan pendidikan yang inklusif, adil, dan berkualitas,” ungkapnya.

Menurut Wali Kota, seragam sekolah bukan hanya perlengkapan, tetapi juga simbol hadirnya pemerintah dalam mendampingi anak-anak menuju masa depan yang lebih baik.

“Pendidikan adalah hak semua anak. Melalui program ini, kami ingin memastikan tak ada anak yang terkendala bersekolah karena alasan ekonomi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Roli Darsa, menjelaskan bahwa lebih dari 2.000 siswa baru telah terdata sebagai penerima bantuan.

Penjahit yang ditunjuk akan mendatangi sekolah-sekolah untuk melakukan pengukuran langsung.

“Pakaian seragam tersebut diharapkan selesai dan dapat didistribusikan paling lambat pada Agustus 2025. Kami pastikan kualitas bahan yang digunakan tetap terbaik,” ujar Roli.

Ia juga menegaskan bahwa Pemkot berharap melalui program ini seluruh anak usia sekolah dapat mengikuti kegiatan belajar dengan nyaman dan percaya diri, tanpa adanya perbedaan latar belakang ekonomi. (*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan