Bawaslu Gorontalo Utara Perkuat Pengawasan Partisipatif di Sekolah
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas (HP2H) Bawaslu Gorontalo Utara Fadli Bukoting --
GORONTALO, JAMBIEKSPRES.CO- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, memperkuat pengawasan partisipatif melalui kegiatan 'Bawaslu Go to School' di sekolah-sekolah.
Anggota Bawaslu Gorontalo Utara Fadli Bukoting di Gorontalo, Jumat mengatakan pihaknya telah mengikuti rapat divisi pencegahan, partisipasi masyarakat dan hubungan masyarakat (Parmas Humas) melalui zoom meeting bersama Bawaslu kabupaten/kota, yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Gorontalo.
"Di wilayah pesisir ini pun terus berkomitmen memperkuat sejumlah agenda strategis, di antaranya program pengawasan partisipatif melalui Bawaslu Go to School dengan menyasar sekolah menengah atas (SMA), termasuk pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB), serta kegiatan pencegahan potensi pelanggaran pemilu," kata Fadli.
Dia menyatakan program 'Bawaslu Go to School' menarik dibahas sebagai salah satu langkah meningkatkan kesadaran demokrasi di kalangan pelajar yang menjadi pemilih pemula.
Kegiatan tersebut sangat penting, menurut dia, sebab menjadi upaya menanamkan nilai-nilai kejujuran dalam pelaksanaan pemilihan umum, dengan turut terlibat aktif dalam pengawasan partisipatif sejak dini.
Dia mengatakan pelajar di tingkat SMA memiliki peran penting sebagai pemilih pemula.
Mereka pun diharapkan ada di garda terdepan sebagai pelaku pengawasan partisipatif dalam upaya menegakkan nilai-nilai kejujuran dalam pelaksanaan pemilu.
Menurut dia, pertemuan yang digelar Bawaslu Provinsi tersebut, juga menjadi wadah penting dalam menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antar Bawaslu kabupaten/kota.
Melalui rapat ini, kata dia, pihaknya memperoleh arahan yang jelas terkait strategi pengawasan, khususnya PDPB, serta langkah-langkah implementasi program pengawasan partisipatif di sekolah.
"Ini menjadi komitmen kami untuk terus menjaga integritas proses demokrasi di Gorontalo Utara, dengan melibatkan pemilih pemula sebagai upaya aktif dan berkelanjutan mencegah potensi pelanggaran sejak dini," kata Fadli.
Dia menegaskan komitmen dalam melaksanakan program tersebut secara terencana, termasuk pengawasan intensif terhadap PDPB, serta mengoptimalkan upaya pencegahan dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilu. (*)