Baca Koran Jambi Ekspres Online

Mendiktisaintek Tekankan Peran Kampus dalam Mendorong Ekonomi Berbasis Sains

Mendiktisaintek, Brian Yuliarto meninjau proyek insinerator hasil riset tim dosen Program Studi Sarjana Teknik Fisika Telkom University di Bandung--

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO–Jakarta, 20 Agustus 2025 (ANTARA) – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional berbasis sains dan teknologi.

“Indonesia harus meningkatkan kapasitas teknologinya secara signifikan untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah. Kampus berperan sebagai pusat riset dan pengembangan, serta mitra industri dalam mendorong hilirisasi,” kata Brian saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (20/8).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Telkom University, Bandung, pada 19 Agustus 2025.

Menurutnya, perguruan tinggi harus menjadi penghubung antara riset akademik dan kebutuhan nyata masyarakat serta industri.

Hasil riset tidak hanya perlu dikembangkan, tetapi juga diterapkan secara konkret dan kolaboratif dengan berbagai pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan tersebut, Brian mengapresiasi inovasi insinerator hasil riset dosen Teknik Fisika Telkom University yang dinamai Telurator.

Alat ini telah digunakan di sembilan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Telurator disebut ramah lingkungan, mudah dioperasikan, hanya mengkonsumsi satu liter bahan bakar per jam, serta telah lolos uji emisi.

Brian menyebut inovasi ini sebagai contoh nyata kontribusi kampus bagi masyarakat.

“Insinerator ini bukan hanya alat pembelajaran, tapi langsung memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai proyek ini sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak yang tengah dikembangkan oleh kementerian sebagai visi baru pendidikan tinggi.

Menteri Brian berharap inovasi serupa dapat dikembangkan di kampus-kampus lain serta mendapat dukungan dari pemerintah daerah.

“Kita tidak bisa menjadi negara maju dengan cara kerja yang biasa-biasa saja. Kita membutuhkan SDM yang gigih dan pantang menyerah. Itu yang harus dibentuk melalui pendidikan tinggi,” pungkasnya. (*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan