Jambi Butuh Tambahan Armada Untuk Suplay BBM ke SPBU
Sy Fasha, Anggota Komisi XII DPR RI--
JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO-Suplay BBM di Provinsi Jambi sejauh ini tidak ada kendala. Hanya saja, dalam suplay itu, terdapat kekurangan armada mobil tangki. Jumlahnya pun mencapai 25-30 mobil tangki.
Ini diakui oleh Sales Area Manager PT Pertamina Patra Niaga Jambi, Choirul Anwar, saat pertemua dengan anggota Komisi XII DPR RI Dapil Jambi Sy Fasha di Jambi beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pihaknya, sudah menyikapi saat aksi demontrasi berlangsung beberapa hari lalu, pasokan atau pun distribusi BBM ke SPBU dan Pertashop dipercepat, sebelum 1 September.
‘’Alhamdulillah, tidak ada kendala sama sekali. Kita sudah mempercepat penyalurannya,’’ jelasnya di hadapan Sy Fasha.
BACA JUGA:Perketat Pengawasan di SPBU, Pertamina Pastikan Penyaluran BBM di Sungai Penuh dan Kerinci Aman
BACA JUGA:Kementerian ESDM Segera Bahas Kelangkaan BBM Dengan Shell dan BP
Namun demikian, Choirul menyebut, meskipun suplay tercukupi, namun ada kendala yang saat ini dihadapi, yakni kekurangan Mobil Tangki (MT) pengangkut BBM tersebut.
‘’Jadi agak sedikit pincang karena keterbatasan armada ini. Jadi kita meminta dukungan armada tambahan dari pusat,’’ ujarnya.
Menambahkan komentar Choirul, Field Terminal Manager Jambi Agung Suhendro, mengatakan, kekurangan armada di Jambi ini sebanyak 25-30 mobil lagi.
‘’Ini kekurangan kita. Kita juga sudah meminta agar penambahan armada ini dipercepat. Sedangkan 1 armada yang kemaren menjadi temuan saat Sidak Bapak (Fasha, red) saat ini belum bisa jalan,’’ katanya.
Agung menyampaikan solusi yang bisa diambil terkait penambahan armada ini. Menurutnya, bisa saja Hiswana Migas membantu terkait hal ini.
‘’Mungkin kawan-kawan dari Hiswana Migas ada yang berminat terkait armada ini, bisa dikerjasamakan,’’ ujarnya.
Sementara itu, terkait kekurangan armada, Ridwan Pane dari Hiswana Migas menyampaikan, pihaknya siap membantu terkait armada, bahkan, ada salah seorang anggota Hiswana di Kuaman Kuning berkoordinasi soal penambahan armada ini.
‘’Masalah ini juga sudah kami bicarakan di Hiswana. Anggota kita siap investasi terkait penambahan armada ini,’’ ujarnya.