Malam Panjang Penuh Doa yang Selalu Jadi Magnet
PANJANG JIMAT: Suasana prosesi Panjang Jimat di Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, Jumat (5/9/2025) malam. FOTO: ANTARA/FATHNUR ROHMAN --
Jejak Sakral Prosesi Panjang Jimat di Keraton Kasepuhan Cirebon
Keraton Kasepuhan di Kota Cirebon, Jawa Barat, selalu punya cerita, terutama saat bulan Maulid tiba. Halaman keraton yang biasanya lengang, pada Jumat (5/9) malam itu dipenuhi kerumunan orang.
Mereka datang berbondong-bondong ingin menyaksikan tradisi sakral yang sudah ratusan tahun berlangsung yaitu upacara Panjang Jimat.
----
TRADISI ini menjadi puncak peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW, sekaligus warisan Sunan Gunung Jati yang terus dirawat sembari meneguhkan nilai kebersamaan dan spiritualitas.
Setiap tahun, keraton di Cirebon ini menjadi magnet, menarik siapa saja yang ingin merasakan khidmatnya malam panjang penuh doa itu.
Prosesi dimulai dari Bangsal Panembahan. Para kiai penghulu dan kaum Masjid Agung Sang Cipta Rasa berjalan beriringan, diikuti abdi dalem yang berbusana adat dengan ikat kepala batik dan baju beskap hitam.
BACA JUGA:Momen Sakral di Balai Kota Jambi, Ketua DPRD Bacakan Teks Proklamasi HUT RI ke-80
BACA JUGA:Bukan Air Sembarangan, Tapi Air Alami yang Disakralkan dan Diokan
Di bangsal itu, pimpinan Keraton Kasepuhan menempati singgasana. Abdi penata upacara lalu mempersilakan penataan nasi rosul pada tabsi Panjang Jimat.
Setiap gerakan tampak terukur dan tidak tergesa, agar setiap detik dapat dirasakan dalam-dalam.
Ada 36 piring panjang dan 38 lilin pengiring sebagai komponen tradisi ini. Setiap jumlah serta susunannya punya arti. Filosofi tersebut diambil dari ajaran Islam, yang dikaitkan dengan kehidupan manusia.
Semua perlambang itu menuturkan kembali perjalanan kelahiran seorang manusia, khususnya Nabi Muhammad SAW.
“Semua yang dibawa dalam iring-iringan punya makna. Itu menggambarkan kelahiran manusia, sekaligus mengingatkan kelahiran Nabi Muhammad SAW,” tutur Pangeran Patih Anom Raja Muhammad Nusantara, yang malam itu menjadi juru bicara keraton.