Baca Koran Jambi Ekspres Online

Jembatan Rano Rusak Parah, Rekonstruksi Total Dijadwalkan 2026

Kondisi Jembatan Rano dengan kondisi yang sudah miring saat ini, sangat memprihatinkan.--

MUARASABAK, JAMBIEKSPRES.CO– Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) memastikan rekonstruksi total Jembatan Rano di RT 005 RW 002, Kelurahan Rano, Kecamatan Muaro Sabak Barat, akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026.

Keputusan ini diambil setelah dilakukan kajian teknis dan mempertimbangkan keterbatasan waktu untuk memulai proyek besar di akhir 2025.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Tanjabtim, Susiana, menjelaskan bahwa kondisi jembatan saat ini tidak memungkinkan untuk dilakukan perbaikan ringan dan membutuhkan pembangunan ulang secara menyeluruh.

“Kalau dipaksakan dibangun tahun ini dengan sisa waktu yang ada, tentu hasilnya tidak akan maksimal. Jembatan Rano harus dibangun baru,” ujar Susiana, Selasa (tanggal disesuaikan).

Ia menambahkan, saat ini pemerintah daerah fokus mempersiapkan jalur alternatif yang akan digunakan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.

Langkah ini untuk memastikan kelancaran aktivitas warga dan arus transportasi.

“Setelah jalan alternatif benar-benar siap digunakan, barulah kami ajukan usulan anggaran pembangunan jembatan baru pada tahun anggaran berikutnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tanjabtim, Taufik Hidayat, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas, terutama untuk kendaraan angkutan barang roda empat atau lebih.

“Rencana jalur alternatif sedang kami survei bersama Dinas PU untuk memastikan kelayakannya. Kami mohon masyarakat bersabar, insya Allah dalam waktu dekat akan ada solusi yang aman bagi kelancaran lalu lintas,” kata Taufik.

Diketahui, Jembatan Rano merupakan salah satu infrastruktur vital yang menghubungkan sejumlah desa di wilayah Tanjabtim.

Jembatan ini memegang peranan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan kegiatan ekonomi lokal.

Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memahami proses perencanaan yang sedang berjalan dan memberikan dukungan terhadap pembangunan jembatan baru yang lebih aman, kokoh, dan berkelanjutan. (*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan