UI–Peking University Jalin Kerja Sama, Perkuat Posisi di Kancah Global
Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah dan Presiden Peking University, Gong Qihuang usai menandatangani kerja sama.--
JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO– Universitas Indonesia (UI) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Peking University, salah satu universitas terbaik dunia yang kini menempati peringkat ke-14 versi QS World University Rankings.
Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah, di Beijing.
“Langkah ini merupakan tindak lanjut dari komitmen UI untuk memperkuat jejaring akademik global, setelah berhasil menembus posisi 189 besar dunia dalam QS Rankings,” ujar Heri dalam keterangannya di Depok.
Menurut Heri, kolaborasi dengan universitas papan atas Tiongkok itu merupakan bagian dari upaya UI untuk mengejar target masuk 100 besar dunia, sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia.
“UI ingin menjadi katalis pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui kolaborasi riset dan akademik yang strategis dengan universitas serta perusahaan-perusahaan Tiongkok yang berinvestasi di Indonesia,” tutur alumnus Tohoku University tersebut.
Heri menambahkan, kerja sama ini menjadi babak baru diplomasi pendidikan Indonesia di panggung global, yang sejalan dengan visi UI sebagai perguruan tinggi unggul, inklusif, dan berdaya saing internasional.
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir perwakilan dari Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Administrasi, serta Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan (SPPB).
Masing-masing fakultas juga menandatangani perjanjian kerja sama spesifik yang mencakup pertukaran pelajar dan dosen, serta penelitian bersama.
Presiden Peking University, Gong Qihuang, menyambut baik kerja sama tersebut dan mengundang mahasiswa terbaik UI untuk melanjutkan studi pascasarjana di kampusnya.
Ia juga membuka peluang bagi dosen-dosen UI menjadi pengajar tamu di berbagai program internasional.
“Melalui program visiting professorship, dosen dari kedua universitas akan berkolaborasi dalam riset, publikasi ilmiah, dan pembimbingan mahasiswa lintas negara,” ujar Gong.
Sementara itu, Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok, Djauhari Oratmangun, mengapresiasi langkah strategis UI dalam memperkuat hubungan akademik dengan Tiongkok.
“Kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Tiongkok akan menjadi fondasi penting bagi hubungan ekonomi kedua negara. Dengan nilai perdagangan yang kini lima kali lipat dari hubungan dengan Amerika Serikat, kolaborasi di bidang riset, pendidikan, dan kebudayaan harus terus diperdalam,” tegas Djauhari. (*)