Baca Koran Jambi Ekspres Online

Nahkoda MUI Jambi Berganti, Gubernur Jambi Ingatkan MUI Penyangga Umat

Gubernur Jambi Al Haris --

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi memiliki kepemimpinan baru. Nakhoda MUI Jambi akan dipimpin oleh Umat Yusuf menggantikan Hadri Hasan. 

Kepengurusan Dewan Pimpinan, Komisi dan Lembaga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi Masa Khidmat 2025–2030 resmi dikukuhkan, Sabtu malam (10/1) di Rumah Dinas Gubernur Jambi. 

Pengukuhan dipimpin langsung oleh Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat, KH. Arif Fahrudin, dan dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Anggota DPR RI Dapil Jambi Hasan Basri Agus yang juga Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi, Wakapolda Jambi, para ulama, tokoh masyarakat, serta para ketua MUI kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.

Gubernur Jambi Al Haris menegaskan pentingnya peran strategis MUI sebagai penyangga umat. Ia mengibaratkan MUI sebagai “lampu” yang harus terus dinyalakan agar tetap bercahaya di tengah masyarakat.

BACA JUGA:MUI Tetapkan Fatwa Untuk Pajak yang Berkeadilan

BACA JUGA:PITI Ajak MUI Perkuat Pendidikan Karakter Bangsa Jelang Milad ke-50

“Kalau tidak kita hidupkan lampunya, MUI bisa redup, Pak Kyai. Ada pengurus, tapi kalau tidak aktif, sama saja. Karena itu pengurus harus aktif, mengambil inisiatif, dan hadir di tengah-tengah umat,” ujar Al Haris.

Al Haris berharap ke depan MUI Provinsi Jambi benar-benar menjadi kekuatan moral dan spiritual yang sejalan dengan pemerintah dan lembaga adat. Ia menekankan filosofi khas Jambi, Tali Tigo Sepilin yaitu Ulama, Umaro, dan Lembaga Adat harus berjalan seiring dan saling menguatkan.

“Kalau tiga ini kokoh dan kompak, dampaknya luar biasa bagi umat. Jangan terpisah-pisah. Kalau MUI punya program dan bekerja dengan baik, dananya siap kita tambah. Sekarang anggaran itu berbasis kinerja,” tegasnya.

Gubernur juga menyoroti berbagai persoalan umat yang perlu menjadi perhatian serius MUI, mulai dari maraknya praktik rentenir, penyalahgunaan narkoba dan judi online, hingga persoalan isbat nikah dan tantangan undang-undang baru.

“Rentenir ini bahaya, bukan online, tapi nyata keliling kampung. Narkoba juga, judi online. Ini perlu fatwa dan kerja sama serius,” ungkap Al Haris.

Sementara itu, Ketua MUI Provinsi Jambi terpilih, Umar Yusuf, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi atas dukungan penuh terhadap MUI, termasuk fasilitasi pengukuhan dan rencana rapat kerja.

Ia menegaskan bahwa tugas MUI ke depan semakin berat, tidak hanya sebagai mitra pemerintah, tetapi juga sebagai penjaga dan penyelamat umat, terutama dalam menghadapi tantangan akidah dan derasnya arus informasi digital.

“Banyak paham dan aliran baru masuk. Anak-anak muda kita mudah terpengaruh karena semua ada di HP. Tugas MUI sangat besar, menjaga umat dan akidah ke depan,” ujarnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan