Ulangan Final 2015, Kota Jambi Bertemu Merangin di Final
SELEBRASI: Para pemain Kota Jambi melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Muaro Jambi (23/1).--
JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO - FC Koja Kota Jambi memastikan langkah ke partai puncak Gubernur Cup Jambi 2026 setelah menaklukkan Muaro Jambi dengan skor 2-0 pada laga semifinal yang berlangsung di Stadion Tri Lomba Juang KONI Jambi, Jumat sore (23/1).
Di final, Minggu (25/1), Kota Jambi bertemu dengan Merangin setelah berhasil menumbangkan Tanjabbar satu hari sebelumnya. Ini merupakan final ulangan antara Kota Jambi dan Merangin tahun 2015 lalu.
Waktu itu Kota Jambi berhasil mengalahkan Merangin dengan skor 2-0.
Menatap partai final, pelatih Kota Jambi Saktiawan Sinaga menyebut, Merangin sebagai lawan yang patut diwaspadai, terutama kekuatan lini serang mereka yang dinilai kompak dan berbahaya.
“Final nanti menjadi momen penting. Saya berharap seluruh pemain mampu memberikan yang terbaik dan mencatatkan sejarah bagi Kota Jambi,” katanya.
Saktiawan Sinaga, mengakui anak asuhnya sempat tampil gugup di awal pertandingan.
“Pada awal laga pemain terlihat tegang karena ingin cepat mencetak gol. Namun pergantian pemain di babak kedua cukup efektif dan mampu menambah daya gedor tim,” ujarnya.
Sementara itu, Manajer FC Koja Kota Jambi, Diza Aljosha, menyampaikan apresiasi kepada pemain, pelatih, serta suporter atas capaian tim hingga ke final.
“Target kami jelas, meraih kemenangan. Kami berharap dukungan penuh dari masyarakat Kota Jambi pada laga final nanti,” ujarnya.
Partai final Gubernur Cup Jambi 2026 dijadwalkan berlangsung di Stadion Swarna Bhumi Pijoan, dan diharapkan menjadi panggung penentuan supremasi sepak bola daerah di Provinsi Jambi.
Sebelumnya, Duel bertajuk gengsi antar daerah ini berjalan dalam tempo tinggi sejak awal pertandingan. FC Koja tampil agresif dengan tekanan intens, sementara Muaro Jambi mengandalkan serangan balik cepat untuk membongkar pertahanan lawan.
Pertarungan sengit tersaji di lini tengah.
Kedua tim sama-sama bermain disiplin dan keras demi menguasai jalannya pertandingan. Sejumlah peluang tercipta, namun, solidnya barisan belakang masing-masing tim membuat skor belum berubah hingga babak pertama berakhir. Kedudukan 0-0 menutup paruh pertama laga.
Tingginya tensi pertandingan memaksa wasit mengeluarkan empat kartu kuning pada babak pertama, tiga diantaranya diberikan kepada pemain FC Koja Kota Jambi dan satu kartu untuk Muaro Jambi. Kebuntuan baru terpecahkan pada babak kedua.