Baca Koran Jambi Ekspres Online

Sinergi Ulama dan Umara, Wali Kota Maulana: Turunkan Kemiskinan dan Perkuat Pembangunan Akhlak

Ketua MUI Provinsi Jambi saat meyerahkan bendera kepada Ketua MUI Kota Jambi usai pengukuhan pegurus baru.--

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO – Wali Kota Jambi, H. Maulana, menegaskan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam mendukung pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Pengukuhan dan Rapat Kerja (Raker) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jambi Masa Khidmat 2016–2031.
Maulana mengatakan, kepemimpinan yang kembali dikukuhkan merupakan kelanjutan dari pembangunan lima tahun sebelumnya.

Menurutnya, dampak pembangunan tersebut dirasakan hingga tingkat kecamatan, termasuk oleh MUI kecamatan.
Ia menyebut, kolaborasi antara pemerintah dan ulama berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi.
“Ini bukti bahwa kita bekerja bersama dalam upaya menurunkan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selain pembangunan ekonomi, Maulana menekankan pentingnya pembangunan akhlak dan karakter masyarakat.

Ia menilai MUI memiliki peran strategis sebagai rujukan umat dalam persoalan keagamaan, penguatan moderasi beragama, serta pencegahan paham radikalisme.
Sementara itu, Ketua MUI Provinsi Jambi, Dr. H. Umar Yusuf, M.H.I., menyatakan perhatian pemerintah terhadap MUI semakin besar.


Penyerahan hasil sidang Pleno Komisi-Komisi dari Ketua Sidang ke Ketua MUI Kota Jambi--

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah dorongan agar MUI memiliki kantor dan gedung sendiri sebagai pusat aktivitas dan pelayanan umat.
Menurutnya, MUI harus hadir di tengah masyarakat dan menjadi rujukan dalam berbagai persoalan keagamaan.

Ia menegaskan, MUI memiliki peran dalam pelayanan umat, baik di bidang agama, sosial, maupun kemasyarakatan.
Umar Yusuf juga mengingatkan pentingnya program kerja yang menyentuh kebutuhan umat, khususnya dalam pembinaan akhlak dan penanganan kenakalan remaja.
“Persoalan akhlak dan kenakalan remaja harus menjadi perhatian bersama,” katanya.
Ia menambahkan, MUI juga memiliki fungsi memberikan pandangan dan pertimbangan kepada pemerintah dalam perumusan kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan umat dan kehidupan keagamaan.
Ketua MUI Kota Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar US, M.Pd., mengatakan periode kepemimpinan keduanya merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab.

Selain pengukuhan pengurus dan komisi-komisi, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk merumuskan program strategis ke depan.
Menurutnya, MUI Kota Jambi akan memperkuat pembinaan keagamaan, terutama bagi generasi muda.

Ia menyoroti tantangan yang dihadapi remaja saat ini, seperti kecanduan pinjaman online dan game online yang berdampak pada menurunnya perhatian terhadap pendidikan agama.
“Kondisi ini membutuhkan pembinaan akhlakul karimah agar generasi muda tidak terjerumus pada hal-hal yang merugikan,” ujarnya.


Pegurus MUI Kota Jambi Khidmat 2026-2030 foto bersama usai acara pengukuhan.--
Kasful berharap sinergi antara MUI tingkat kota dan kecamatan semakin kuat sehingga pembinaan umat dapat berjalan berkelanjutan.
Sementara itu Ketua Panitia, Dr. Kemas Imron Rosadi, M.Pd., menjelaskan kegiatan diawali dengan pengukuhan pengurus dan komisi MUI Kota Jambi, kemudian dilanjutkan dengan Rapat Kerja untuk menyusun dan memantapkan program kerja masa khidmat 2016–2031. (*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan