Jika jumlah ASN terus berkurang, maka dampaknya akan sangat terasa dalam kualitas pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.
Menghadapi masa transisi ini, pemerintah daerah dan publik diharapkan untuk mengawasi dengan seksama segala bentuk perpindahan ASN, agar tidak ada praktik yang merugikan kepentingan daerah dan masyarakat.
Komitmen bupati dan wakil bupati terpilih dalam menjaga integritas dan memastikan kelangsungan pelayanan publik yang prima menjadi kunci dalam menghindari terulangnya eksodus ASN yang merugikan.
Pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan bahwa seluruh ASN yang telah mengabdikan diri di Tanjabtim dapat tetap bertahan dan menjalankan tugasnya dengan baik demi kemajuan daerah. (*)