Baca Koran Jambi Ekspres Online

Tujuh Program Kerja Prabowo Mendapat Respons Positif dari Publik

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri agenda puncak peringatan Hari Guru Nasional 2024--

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO- Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengungkapkan bahwa tujuh dari delapan program kerja yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto mendapatkan respons positif dari publik.

Analisis ini dilakukan melalui riset yang disiarkan di berbagai platform digital pada 23 Desember 2024.

Denny Januar Ali, pendiri LSI Denny JA, dalam Catatan Akhir Tahun 2024 yang dipublikasikan di Jakarta, menyebutkan bahwa program-program tersebut meliputi swasembada pangan, peningkatan kesejahteraan guru dan rehabilitasi sekolah, target pertumbuhan ekonomi 8 persen melalui transisi energi hijau, pemberian makan bergizi gratis untuk mengatasi stunting, pembangunan 3 juta rumah, kenaikan upah minimum nasional (UMN) sebesar 6,5 persen pada 2025, serta bantuan gizi untuk ibu hamil dan menyusui.

"Penelitian ini mengamati percakapan digital terkait kebijakan tersebut selama satu bulan, dari 20 November hingga 20 Desember 2024. Hanya sentimen positif dan negatif yang dihitung, sementara yang netral tidak diperhitungkan," kata Denny JA.

Dalam riset tersebut, LSI Denny JA menggunakan pendekatan komputasional untuk memetakan persepsi publik di berbagai platform seperti media sosial, situs web, forum diskusi online, dan podcast.

Berdasarkan analisis, riset ini memberikan gambaran kuantitatif mengenai jumlah percakapan serta persentase sentimen yang positif dan negatif terhadap setiap program.

Untuk program perbaikan gizi ibu hamil, misalnya, ditemukan ada 2.505 frekuensi percakapan, dengan 53,7 persen dari percakapan tersebut berisi sentimen positif dan 46,3 persen negatif.

Meskipun diapresiasi karena menyasar kelompok rentan, kritik muncul terkait kesulitan implementasi di daerah-daerah terpencil.

Program swasembada pangan mencatatkan 7.922 percakapan, dengan 70 persen sentimen positif dan 30 persen negatif.

Masyarakat menunjukkan optimisme terhadap kemampuan pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan, meskipun ada kekhawatiran mengenai ambisiusnya target dan efisiensi anggaran.

Perbaikan kesejahteraan guru dan rehabilitasi sekolah mendapat perhatian positif dengan 17.925 percakapan, 71,6 persen di antaranya berisi sentimen positif.

Masyarakat mendukung program ini, tetapi tantangan distribusi anggaran yang adil tetap menjadi perhatian.

Program lainnya, seperti target pertumbuhan ekonomi 8 persen dan transisi ke energi hijau, juga mendapatkan respons yang lebih banyak positif, meski masih ada skeptisisme mengenai pencapaian target tersebut.

Untuk program makan bergizi gratis, ada 2.264 percakapan yang 52,7 persen di antaranya positif, meskipun tantangan terbesar terletak pada implementasi di daerah-daerah terpencil.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan