Menunggu Arahan Kepala Daerah
Kabid Bina Marga Dinas PUPR, Agustiawan Harmain--
Perbaikan Jembatan di Jalan Sari Bakti
JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO– Jembatan di Jalan Sari Bakti, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, ditutup sementara karena kerusakan parah yang hampir menyebabkan jembatan roboh. Kerusakan tersebut terlihat pada sisi jembatan yang mengalami patahan, mengancam keselamatan pengendara.
Meskipun telah dipasang rambu peringatan dan penutupan, sejumlah warga masih terlihat nekat melintas menggunakan kendaraan roda dua. Keadaan ini tentu membahayakan, mengingat kondisi jembatan yang sudah tidak layak untuk dilalui.
Menyikapi hal itu, Kepala Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi, Agustiawan Harmain, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sudah melakukan perhitungan teknis terhadap kerusakan jembatan. Hasil dari perhitungan juga sudah dilaporkan kepada pimpinan daerah. "Mengganti jembatan ini memerlukan dana yang cukup besar. Jika hanya diperbaiki sementara, itu juga tidak efektif karena biayanya sangat tinggi," kata Agustiawan.
Agus belum bisa memastikan kapan jembatan tersebut akan diperbaiki. Namun, pihaknya sudah bersurat kepada Kepala Daerah yang saat ini dipimpin Pj Walikota Jambi.
BACA JUGA:CATAT! Ini Jadwal Pemasangan Jembatan Layang di Tol Tempino dan Adanya Sistim Buka Tutup Lalu Lintas
BACA JUGA:Masyarakat Nekat Lewati Jembatan Rusak, Khawatir Timbulkan Korban Jiwa
"Sudah kita layangkan surat ke Kepala daerah. Kita masih menunggu arahan," ujarnya.
Diungkapkan Agus, tim PUPR bersama dengan konsultan, telah melakukan pengecekan lebih lanjut, termasuk memeriksa bagian bawah jembatan untuk mengetahui penyebab pasti kerusakan tersebut. "Abutmen jembatan terangkat dan terguling. Kami belum bisa memastikan apakah kerusakan ini disebabkan oleh erosi air atau faktor tanah, namun kerusakannya sudah cukup parah dan memerlukan penanganan segera," tambah Agustiawan.
Jembatan Sari Bakti, yang dibangun pada 2006, telah menjadi jalur vital bagi masyarakat sekitar. Namun, seiring bertambahnya usia dan faktor cuaca serta kondisi tanah yang tidak stabil, jembatan ini kini membutuhkan perhatian serius.
Dengan penutupan sementara jembatan, Agustiawan mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalan alternatif yang telah disediakan demi menghindari potensi kecelakaan. "Kami berharap masyarakat dapat memahami situasi darurat ini dan mengikuti rambu-rambu yang ada," pungkas Agustiawan. (*)