Hasil Uji Laboratorium Beras Viral Keluar
UJI LABORATORIUM: Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ismed Wijaya bersama Tim Satgas Pangan menyampaikan hasil uji laboratorium Beras Rambe. FOTO: ANDRI/JE--
Nyatakan Beras Rambe Tidak Mengandung Plastik
JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO - Hasil uji laboratorium beras viral yang disebut plastik oleh Lilis Suryani Warga Koto Boyo, Kabupaten Batanghari telah keluar pada 18 Juni 2025, hasilnya, beras merk Rambe itu tidak mengandung plastik.
Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Provinsi Jambi mengumumkan hal ini di Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Jumat (20/6/2025).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Ismed Wijaya menyatakan, dari laporan hasil uji laboratorium yang diterima telah terang benderang beras yang disangka plastik itu tidak benar.
"Berdasarkan hasil pengujian parameter tercantum, sampel beras memenuhi kriteria kontrol negative. Beras tidak mengandung plastik," ujar Ismed membacakan hasil uji laboratorium Saraswanti Bogor Jawa Barat itu.
BACA JUGA:Bobol Rumah Makan di Kota Baru, Dua Pelaku Gasak Beras dan Kotak Amal
BACA JUGA:SAH : Hanya di Era Prabowo Stok Cadangan Beras Capai 4 Juta Ton
Parameter yang dimaksud seperti Uji Fisika yang meliputi uji hancur, uji leleh dan uji terapung. Kemudian juga uji kimia berupa uji pati. Pengujian beras ini dilakukan pada 27 Mei hingga 18 Juni.
"Serta juga parameter profil plastik yang hasilnya semua negatif. Serta parameter Plasticizer yang hasilnya Not Detected alias tidak terdeteksi," ucap Ismed bersama tim Satgas Pangan lainnya seperti dari Polda Jambi, Dinas terkait Batanghari dan lainnya.
Langkah terdekat, Isemd mengatakan pihaknya akan menyampaikan hasil laboratorium ke Lilis Suryani selaku pihak yang memviralkan anggapan beras plastik ini. Ditanya soal laporan ke aparat penegak hukum oleh produsen beras Rambe ke Lilis, Ismed menyatakan akan dilihat setelah itu.
"Kami meminta secara pertanggung jawabannya, bagaimana bentuknya nanti tergantung nanti di sana, apa yang akan beliau sampaikan terhadap hasil lab ini. Untuk laporan ke APH produsen menyebut juga akan dilihat setelah tanggapan Lilis nantinya," kata Ismed.
Yang jelas, tambah Ismed, dengan keluarnya hasil uji lab ini tidak ada penjualan beras plastik.
"Dan juga ini perlu kita luruskan kepada masyarakat, konsumen, supaya nanti tidak ragu lagi mengkonsumsi yang terlanjur suka dengan beras Rambe itu. Kita harap bisa pulih kembali kepercayaan masyarakat untuk mengkonsumsi beras Rambe," kata Ismed.
Dari kejadian ini Ismed mengimbau agar masyarakat jangan langsung menyimpulkan sendiri apalagi memviralkan sesuatu yang belum tentu benar dan belum teruji ilmiah.