Baca Koran Jambi Ekspres Online

3 Koperasi Percontohan Berkolaborasi dengan BUMN

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jambi Sardaini --

1.583 Koperasi Merah Putih Jambi Siap Dilaunching Serentak Nasional 21 Juli

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO - Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jambi menyatakan kesiapan Koperasi Merah Putih jelang launchinh serentak nasional 21 Juli mendatang. Bahkan 3 Koperasi Mock Up (percontohan modern) di Jambi sudah berkolaborasi dengan BUMN pusat cabang yang ada di Jambi.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jambi Sardaini menyatakan koperasi Mock Up di Jambi terdiri dari 3 koperasi di Provinsi Jambi.

"Ada 3 di Jambi yakni di Muaro Jambi ada dua di Desa Tangkit Baru dan Desa Bukit Makmur. Lalu ada di Kabupaten Merangin di Desa Sido Harjo," kata Sardaini (15/7).

Menurut Sardaini koperasi yang tergolong percontohan di Provinsi Jambi itu telah berkolaborasi dengan BUMN. Bahkan juga telah dikunjungi Satgas Pusat Kemenko Pangan. 

BACA JUGA:SAH Sebut Koperasi Sumbang Rp 214 Triliun Pendapatan Nasional, Kunci Kemajuan Ekonomi Nasional

BACA JUGA:Pembentukan Koperasi Merah Putih di Sarolangun Hampir Rampung

"Koperasi ini akan mengikutsertakan BUMN pusat yang ada di Jambi seperti Patraniaga, Bank BNI untuk (ditempatkan) di Muaro Jambi dan Bank Mandiri untuk Merangin," sebut Sardaini.

Disamping itu akan juga ada kolaborasi dengan Bulog, LPG dan BUMN kesehatan Kimia Farma.

"Nah itu sudah, mereka (BUMN) sudah berkolaborasi dengan koperasi yang ada di Jambi ini yang untuk meng-upnya. Bahkan Bank BNI disuruh mengatur tempat kantor di Muaro Jambi juga sudah ada barang yang terisi seperti beras Bulog dan Minyak Goreng," kata Kadiskop.

Ditambahkan Sardaini, secara serentak Koperasi Desa/kelurahan Merah Putih akan dilaunching serentak pada 21 Juli yang dipusatkan di Desa Bintangan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Sementara untuk Jambi dipusatkan di Desa Tangkit Baru.

Dikatakan Sardaini, untuk se- Provinsi Jambi terdapat 1.583 koperasi Merah Putih. Meski seluruh Kelurahan/Kabupaten di Jambi ada 1.585 namun ada 2 desa yang bergabung (merger) 1 koperasi.

"Sejauh ini tidak ada kendala dan BUMN juga sudah mendukung berdasarkan instruksi dari pusat," ucapnya. 

Adapun Koperasi Merah Putih ditujukan untuk desa dan kelurahan, memiliki beberapa unit usaha yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan masyarakat. Unit usaha tersebut mencakup penyediaan sembako, apotek desa/klinik, simpan pinjam, serta layanan logistik dan cold storage. Selain itu, koperasi ini juga dapat mengembangkan usaha lain yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan lokal masing-masing desa. (*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan