Gempa M4,6 Guncang Agam, Warga Lubuk Basung Berhamburan Keluar Rumah
Banjir bandang melanda Jorong Pasar, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (25/12/2025). ANTARA/HO-warga--
PADANG, JAMBIEKSPRES.CO-Sejumlah warga Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat berhamburan keluar rumah saat gempa bermagnitudo 4,6 mengguncang daerah itu pada Minggu, sekitar pukul 09.11.34 WIB.
"Kami sekeluarga panik keluar rumah saat gempa terjadi, ternyata tetangga juga pada berhamburan keluar rumah," kata Afrida di Lubuk Basung, Minggu.
Ia mengaku merasakan dua kali getaran gempa saat dirinya bersama keluarga tengah berkumpul di dalam rumah.
Pada gempa pertama, ia dan keluarga masih bertahan di dalam rumah sembari menyaksikan televisi.
BACA JUGA:Kemendikdasmen Siapkan Revitalisasi 20 Sekolah Rusak di Poso Pascagempa
BACA JUGA:Debit Sungai Batanghari Naik, BBS Imbau Warga Waspada Banjir
Tak lama, ia merasakan gempa susulan yang cukup besar dari gempa pertama.
"Saya dan keluarga langsung keluar dari rumah, karena khawatir rumah ambruk," katanya.
Gempa bumi melanda Agam dengan kekuatan bermagnitudo 4,6 Lok: 0.17 LS - 100.10 BT (18 kilometer Timur Laut Agam-Sumbar), kedalaman 10 kilometer pada pukul 09.11.34 WIB
Setelah itu bermagnitudo 4,7 pada pukul 09.15.46 WIB.
Sementara Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Abdul Ghafur menambahkan belum ada laporan kerusakan bangunan, rumah dan lainnya dampak gempa bumi melanda daerah itu sebanyak dua kali.
Namun, BPBD setempat sedang melakukan pendataan kerusakan bangunan ke pemerintah nagari.
"Tidak ada laporan kerusakan bangunan dan kita masih melakukan pendataan," katanya.
Di bagian lain, ruas jalan provinsi menghubungkan Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam menuju Kota Bukittinggi tertutup material akibat meluapnya aliran Sungai Muaro Pisang, Nagari Maninjau, dampak curah hujan cukup tinggi, Sabtu (27/12) malam.