Bukan Rapat

Rabu 18 Jun 2025 - 20:36 WIB
Editor : Jurnal

Saya ingin ke sana lagi: apakah rencana membangun jembatan lintas batas dulu itu jadi dilaksanakan. Lewat jembatan itu orang Sikh bisa ke Guru Nanak cukup jalan kaki lewat jembatan. Tidak harus naik pesawat muter-muter ke Lahore.

Saya tidak tahu apakah jembatan itu jadi dibangun. Hubungan bertetangga India-Pakistan ibarat Tom & Jerry.

Tentu India menjadikan Nijjar musuh negara. Tapi membunuhnya di negara lain membuat negara itu marah. Nijjar memang sering dikuntit orang yang mencurigakan.

Setahun sebelumnya pemerintah India memang mengumumkan sayembara: akan memberi hadiah kepada siapa pun yang bisa memberikan informasi di mana Nijjar. Tentu informasi yang bisa mengarah ke penangkapannya.

Malam itu Nijjar terlihat keluar dari rumah ibadah. Ia menuju tempat parkir. Mobil pikap miliknya menunggu di tempat parkir. Merek mobilnya Dodge Rum. Saat itulah 50 peluru ditembakkan ke tubuhnya. Sebanyak 34 peluru berhasil menembus jasadnya. Tewas.

Si penembak lari melewati taman. Dua orang. Lalu naik ke mobil Toyota Camry yang menunggu tidak jauh dari situ.

Intelijen Kanada sebenarnya sudah mengingatkan Nijjar untuk waspada. Tapi Nijjar sangat percaya diri. Kanada pun melakukan penyelidikan. Kesimpulannya: pemerintah India terlibat.

Ribuan orang mengantarkan jenazah Nijjar ke pemakaman. Ribuan orang pula demo ke konsulat India di Vancouver. Mereka marah pada Modi. Mereka menunggu kedatangan Modi di G-7.

Dengan absennya Modi Anda pun tidak lagi memperhatikan G-7. Anda lebih berharap Iran terus menghajar Israel. (Dahlan Iskan)

Kategori :

Terkait

Jumat 23 Jan 2026 - 21:22 WIB

Transformasi Ngambek

Kamis 22 Jan 2026 - 21:06 WIB

HWW

Rabu 21 Jan 2026 - 21:03 WIB

Pati Madiun

Selasa 20 Jan 2026 - 19:58 WIB

Point 100